Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lingkungan

Pikir Ulang Beli Produk Kemasan Sachet

Gambar
Jika membeli produk seperti shampoo, sabun cuci, pewangi cucian hingga gel rambut, kemasan dan ukuran produk macam apakah yang Anda beli? Jika Anda termasuk pecinta produk kemasan sachet atau kemasan kecil, mungkin sekaranglah waktunya berpikir mempertimbangkan pilihan Anda. Mengapa demikian? "Coba sekarang pikir kalau setiap ibu-ibu rumah tangga memakai sabun cuci kemasan kecil untuk dipakai sehari, berapa sampah yang terakumulasi dan terbuang?" kata  Koordinator Kedai Daur Ulang Pak Salam yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan, Nursalam saat ditemui Kompas.com akhir pekan lalu. "Lalu kan sekarang ada keluarga tuh yang kalau beli shampo sachet -an. Itu kalau dalam setiap waktu yang sama ada 10.000 orang yang pakai bersamaan. Kan ada 10.000 plastik sachet . Kalau ditotal dalam sebulan, ada banyak sekali itu," lanjut Nursalam. Menurut Nursalam, pilihan produk berkemasan sachet perlu dipikir ulang. Masalahnya, dengan bahan plastik sebagai kemas...

Pakai Popok Sekali Pakai Seperlunya

Gambar
  Untuk Anda ibu-ibu di kota besar, adanya popok sekali pakai mungkin sangat membantu. Memakai popok sekali pakai memang dianggap praktis, higinenis, dan tak mengganggu kesibukan. Kalau bayi pipis, tinggal copot popoknya dan ganti yang baru. Popok yang kotor buang ke tempat sampah. Akan tetapi sebenarnya, bayangkan berapa banyak popok kotor yang terbuang menjadi sampah? Kalau satu orang bayi butuh tiga buah saja setiap hari, berapa banyak kalau yang memakai ada ratusan bayi, bahkan ribuan bayi? Menurut Nursalam, pengelola Kedai Daur Ulang Pak Salam, di Jakarta, yang juga aktivis lingkungan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), mengungkapkan, sebenarnya pemakaian popok sekali pakai hanya diperlukan saat bepergian, tidak setiap saat harus memakai. "Kalau hanya di rumah, mengapa harus memakai diapers . Bisa saja kan sebenarnya pakai popok biasa. Kalau bayi buang air, ya tinggal dibersihkan, pel lantainya," papar Nursalam saat ditemui Kompas.com akhir pekan lalu. Pema...