Postingan

Menampilkan postingan dengan label Biologi
Gambar
Takdirnya, manusia hanya punya dua tangan. Namun, otak manusia ternyata dirancang lebih canggih dan bisa mengatur lebih dari dua tangan. Kemampuan otak tersebut kelak dapat dimanfaatkan di masa depan untuk berbagai keperluan, seperti pengaturan kontrol barang-barang mekanik dan sejenisnya. Dahulu, para ilmuwan menduga bahwa otak hanya dapat mengenali anggota badan yang ada di tubuh manusia. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak pun dapat mengatur lebih dari yang ada di tubuh.

Ilmuwan Temukan Jenis Nyamuk Baru

Gambar
Satu jenis nyamuk baru telah berhasil diidentifikasi. Nyamuk itu berasal dari sub group Anopheles gambiae, spesies yang bertanggung jawab atas sebagian besar penyebaran malaria di seluruh Afrika.

Ulat Api Bikin Gundul 1000 Hektare Sawit

Gambar
Sedikitnya 1.000 hektare lahan sawit milik PT SAL di Kecamatan Tabir Timur dan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, dilaporkan telah gundul akibat diserang hama ulat api. Ini kasus pertama di Merangin. "Daunnya habis dimakan hama ulat api sejak tiga pekan belakangan," ungkap Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemkab Merangin, Syafri, di Bangko, Senin (14/2/2011). Serangan ulat api itu melahap habis daun-daun sawit hingga hanya menyisakan batang, buah dan sedikit lidi. "Kami sudah melakukan fogging (pengasapan) dan penyemprotan insektisida. Sudah 500 hektare yang tertangani," terang Syafri soal tindakan pihaknya dan PT SAL. Dia merinci, 1.000 hektare lahan tersebut berada di Desa Sungai Durian, Seri Sembilan, dan Bukit-bukit, serta beberapa desa kawasan Betung Berdarah, wilayah Kabupaten Tebo. Menurut Syafri, serangan tersebut memang hanya menyerang daun sawit, tidak menyerang bagian lain seperti buah, sehingganya buah sawit tetap aman dan bisa dipro...

Penelitian Ungkap Kesetiaan Kelelawar

Gambar
Kelelawar, satu-satunya hewan jenis mamalia yang bisa terbang, ternyata salah satu spesies yang punya kesetiaan. Hasil studi selama lima tahun menunjukkan bahwa kelelawar menjaga kesetiaan dengan kerabat dekat, keluarga, dan koloninya dalam jangka panjang.

Untuk Melawan Kanker, Makan Juga Tunas Brokoli

Gambar
Brokoli sering disebut sebagai salah satu bahan makanan yang ampuh mencegah -bahkan menyembuhkan- kanker. Sayuran hijau ini memang kaya akan nutrisi, terdiri atas serat, vitamin C, dan beta karoten. Brokoli juga mengandung sulforaphane dan myrosinase , yang jika digabungkan, akan memberikan sayuran ini manfaat antikankernya. Agar semua nutrisi ini bisa terserap dengan baik dan mampu memberikan manfaat utamanya, bagaimana cara memasaknya? Jika dimasak kelewat matang, myrosinase atau agen pelawan kanker pada brokoli ini bisa rusak. Agar manfaat ini tidak hilang, kukuslah brokoli selama 2-4 menit, jauh sebelum sayuran menjadi lembek. Kemudian, menurut penelitian dari University of Illinois yang diterbitkan di jurnal Nutrition and Cancer , konsumsi tiga sampai lima porsi brokoli ini dalam seminggu. Para peneliti juga menyarankan untuk menaburi brokoli dengan tunasnya, yang tak kalah berkhasiat. Pada tunas brokoli itulah myrosinase banyak didapat, dan hampir melipatgandaka...

Dunia Khawatir Hama Lalat Putih Raksasa

Gambar
Muni Muniappan, ahli serangga dan direktur Agency for International Development-funded Program di Virginia Tech menemukan adanya hama lalat putih raksasa ( Aleurodicus dugesii ) di Jawa Barat. Muniappan mengatakan, wilayah Jawa Barat merupakan wilayah Asia pertama di mana spesies hama ini terkonsentrasi dan berkembang biak. Saat menemukan hama ini, Muniappan tengah menjalankan penelitian bersama tim ilmuwan dari Clemson University dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Adapun beberapa ilmuwan yang terlibat adalah Aunu Rauf, profesor ilmu serangga dari IPB, serta Gerry Carner dan Merle Shepard yang merupakan profesor ilmu serangga di Clemson University. Muniappan mengatakan, bahwa ia mengetahui keberadaan hama ini pertama kalinya di tepi jalan wilayah Cipanas. Sesaat setelah penemuannya, Muniappan mengambil sampel hewan itu dan mengirimkannya ke seorang spesialis taksonomi lalat putih di California Department of Agriculture. Hasil analisa membuktikan bahwa hewan itu benar lal...

DNA Orangutan Berhasil Diuurutkan

Gambar
Tim ahli internasional yang dipimpin Washington University School of Medicine telah berhasil mengurutkan DNA orangutan Sumatra dan Kalimantan. Data tersebut diharapkan dapat membantu ahli-ahli konservasi menetapkan prioritas upaya penyelamatan berdasarkan kesehatan genetik hewan yang makin sedikit jumlahnya ini. Para ilmuwan tersebut mendata sekitar 13 juta variasi DNA orangutan. Dalam penelitian yang dipublikasikan Kamis (27/1/2011) ini, terlihat bahwa terdapat keragaman genetik antara orangutan Sumatra ( Pongo abelii ) dan orangutan Kalimantan ( Pongo pygmaeus ). Keragaman ini sangat penting karena dapat meningkatkan kemampuan populasi terkait untuk tetap sehat dan beradaptasi dengan lingkungan. Genom orangutan ini memberi tambahan keterangan dalam pohon evolusi dan memberikan wawasan kepada ilmuwan tentang keunikan DNA manusia yang membuatnya berbeda dari hewan ini. "Berbicara genetik, secara rata-rata, (DNA) orangutan lebih beragam dibandingkan manusia. Kami me...

Makhluk Hidup Berumur 34.000 Tahun

Hobi baca Jurnal Sains buat Siswa/i SMPIBB tambah Kueren Kami membaca artikel menarik tentang fenomena baru bagaimana makhluk hidup bisa bertahan puluhan ribu tahun. Wow, spektakuler. Hal, ini tentu akan memunculkan berbagai macam pertanyaan, keingintahuan dan tentunya memotivasi kami untuk terus meningkatkan kemampuan sains kami, dan tentunya mempertajam visi kami. Wah, bisa menjadi diskusi yg menarik nih, bersama guru Biologi kebanggaan kami, Miss Erni. KOMPAS.com - Ilmuwan yang melakukan penelitian di Death Valley, kawasan gurun di California bagian selatan, AS, menemukan mikroorganisme berusia 34.000 tahun yang terjebak dalam kristal garam. Mereka menemukannya saat tengah berupaya menelaah kristal garam tersebut untuk studi tentang iklim. "Ini kejutan besar bagi saya. Mikroorganisme tersebut hidup tapi tak menggunakan energi untuk bergerak. Juga tidak bereproduksi. Hanya bertahan hidup," kata Brian Schubert, peneliti dari University of Hawaii, si penemu mikroorg...